TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita  

Perangkat Desa di Bondowoso Lolos Jadi Anggota PPK Pemilu 2024, APKD Bondowoso lapor Bawaslu.

Bondowoso-Jatim Aktual, 2 perangkat desa di Bondowoso ditemukan lolos menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu 2024 mendatang.

2 orang perangkat desa yang dimaksud itu tercatut dalam Pengumuman Hasil Seleksi PPK untuk Pemilu 2024 di Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso.

Mereka adalah DP (perangkat desa Grujugan Lor) dan AS (perangkat desa Pejagan) yang keduanya berdomisili di Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso.

Lolosnya 2 orang perangkat desa di Bondowoso itupun membuat Aliansi Pemuda Kawal Demokrasi (APKD) Kabupaten Bondowoso heran dan tidak tinggal diam.

Karena menurut Ketua APKD Kabupaten Bondowoso, Misbahul Munir, perangkat desa tidak boleh terikat dengan instansi pemerintah atau swasta dengan waktu yang bersamaan.

“Dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bondowoso Pasal 7 huruf f No 1 Tahun 2020 tentang Perangkat Desa itu sudah jelas kalau perangkat desa tidak boleh terikat,” katanya.

Terikat yang dimaksud menurut Munir ialah tidak terikat dan/atau bekerja pada instansi pemerintah atau swasta lainnya.

“Terikatnya itu tidak boleh dengan waktu kerja yang sama pada saat ditetapkan dan diangkat menjadi perangkat desa,” ujarnya.

“Selain itu juga disebutkan dalam Perda tersebut pasal 24 poin i bahwa perangkat desa dilarang merangkap jabatan sebagai ketua dan/atau anggota BPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota dan jabatan lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.¬†Dalam hal ini, PPK adalah jabatan produk dari peraturan perundang yaitu PKPU no 8 tahun 2022,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal tersebut Munir bersama APKD Kabupaten Bondowoso pun membuat laporan kepada Bawaslu Kabupaten Bondowoso.

Laporan APKD Kabupaten Bondowoso tersebut meminta Bawaslu Kabupaten Bondowoso, KPUD Kabupaten Bondowoso dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso bagian Pemerintahan dan DPMD untuk segera menindaklanjuti temuan APKD Kabupaten Bondowoso.

“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas dan berharap Bawaslu Bondowoso memanggil KPU Bondowoso dan pihak terkait untuk melakukan tindakan terhadap adanya pelanggaran ini.” pungkasnya.*